The Next Suri Cruise ^_^

27 Mar

Little Hijaber

“Little Hijaber”

“Texting her BF.. lol! “

“…….cute!!”

Ouucchh.. love this style!!! :-*

“New hair..new smile”

all stuffs are mine, anyway.. lol! :D

- grey shawl (no brand)

- magenta scarf (Magnolia)

- sunglasses (Mars & Venus)

- pink corsage (no brand)

-Puffy blazer (no brand)

-Purple bracelet (b’day gift)

Songs of the month!!

17 Feb

“And in the end, you’re still my friend at least we did intend…”

“Can’t sleep ’cause everything’s changing
You don’t want to leave things behind
Can’t breath cause to many things going on going wrong in your life..”

“Ooh don’t missunderstand,
How I feel.
Cause I’ve tried, yes I’ve tried.
But still I don’t know why, no I don’t know why…”

“But don’t you remember?
Don’t you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more…”

“Everyday
With every worthless word we get more far away
The distance between us makes it so hard to stay
But nothing lasts forever, but be honest babe
It hurts but it may be the only way… “

“Maybe we’re better off this way?
I’m not fine, I’m in pain
It’s harder everyday
Maybe we’re better off this way?
It’s better that we break… “

Tag:, , , , , ,

Numb…

15 Feb

                

          Awalnya semua berjalan biasa saja… atau entah karena sudah terlalu terbiasa… pemakluman, kesabaran, dan ekspektasi yang melebur menjadi sebuah penerimaan, tanpa disadari membuat diri terlalu kuat untuk mengeluh lelah… Untuk hal tertentu, well say.. ‘love’, kadang kita terlalu membiarkan diri untuk sebuah ‘penerimaan’ itu.  Ya, wanita… tidak semua wanita memang, tapi kebanyakan dari kita (wanita) cenderung memiliki tingkat toleransi yang tinggi, bahkan kadang tidak rasional, pada saat berhadapan dengan empat huruf nan ajaib itu.. L-O-V-E

              Terkadang, ingin rasanya bisa memposisikan diri sebagai pria, yang tidak terlalu melankolis ‘memperlakukan’ hal itu.  Love, love, love… who the hell are you??? sometimes you make us smile, laugh, and even cry like a baby! Huufftthh…. Back to the 1st paraghraph!!

             Dengan pemakluman dan kesabaran  yang kita miliki, manusiawi sekali jika kita memiliki ekspektasi pada seseorang yang pada saat itu, atau mungkin saat ini masih menjadi  bagian dari skenario Tuhan yang sedang kita jalani.. Ekspektasi apa?? ekspektasi untuk ‘diwanitakan’.. tak perlu bertanya apa maksud dari  ’diwanitakan’ itu, karena itu bukanlah sebuah kata yang dapat didefinisikan dengan istilah-istilah yang terlahir dari kamus J.S. Badudu, melainkan suatu ‘perlakuan’ yang harus diimbangi dengan kedewasaan berpikir & bertindak, serta konsistensi..  Is that too much?? i guess no!!  Tapi itu semua kembali pada pribadi ‘tokoh’ kiriman Tuhan yang kita hadapi, ada yang berpikir jika ekspektasi itu terlalu berlebihan, namun ada pula yang menganggapnya sangat manusiawi…                   Ada kalanya disaat diri dan hati ini merasa cukup (bahkan lebih) memberikan pemakluman dan kesabaran, tanpa terpenuhinya (atau dengan kata lain) tanpa dipedulikannya ekspektasi-ekspektasi yang sangat manusiawi tadi, dan itu terjadi secara berulang..  Salahkah jika lelah itu tiba-tiba hadir??

                 Dan saat lelah itu menjalar tak berakar.. jiwa, asa, dan rasa ini lambat laun semakin tak berasa… Bukan karena tak ada lagi kata-kata ajaib itu antara kita dan mereka, tapi karena kita tau.. butuh waktu untuk mengembalikan semua pada porsinya seperti semula, dan itu tidak bisa dipaksakan pada saat diri terlalu lelah … Lelah untuk sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan bahasa formal ciptaan manusia..

               Jangan pernah salahkan diri kita sendiri, mereka, atau bahkan waktu.. karena  waktu pun tak tau jalan cerita ini akan berputar ke arah yang berlawanan… Jalani saja, meski semua tak sama dengan cerita di khayal kita.. tapi skenario Tuhan lebih dahsyat dari yang kita duga.  Jangan pernah menyesal, karena apa yang telah kita korbankan sebenarnya bukanlah pengorbanan.. karena pengorbanan yang hakiki tak kan pernah kita sebut dengan pengorbanan, sebut saja yang kemarin itu adalah kado kecil yang mungkin bisa bermetamorfosis menjadi sesuatu yang besar, suatu saat nanti…….

Dear love,

i don’t give up…. i’m just done trying…..

Tag:,

Untitled..

14 Feb

Huufftthh… it’s kinda emotional blog i’ve ever wrote… Honestly, i don’t know how to start, how to write, and how to feel all these emotional vibes..

Well, it’s not easy to make our days as lovely as before..  But there’s no reason to let the past steal our happiness.. We both know, we’re totally different but we’re completely a lunatic-partner, and will always be like that.. i hope..

Don’t worry, i won’t write about your weakness in this blog, moreover mine or ours .. hahahha!! i’ll write about… hmmm, let me think! (have no idea, actually..) LOL!! :D

Yeaaa,  we’ve through so many things… sweet, bitter, sour, salty, spicy… (it makes me hungry anyway!) and of course so much crazy stupid things that we loved..that’s why i loved being your lunatic partner…hahaa!! But,  besides that.. we had so much things that we fuss… but that’s fine, that called ‘life’ ! That made our days so colorful (even, too much color in it..hahaa!)

It’s only a matter of time … me.. you.. need a moment to breathe and think…

So, he we are now…. new path, new day, new me, new you… new us…

No regret, no revenge, no tears ( i wish i could…haahh! pretend that u didn’t watch all those silly part!!) :p

See you someday, somewhere…

Tag:

Next Lesson From Above..

14 Feb

            Beberapa bulan terakhir ini Allah benar2 sedang ‘memperhatikan’ saya begitu intensnya..bukan berarti biasanya tidak, tapi justru karena saya merasa ini tidak seperti biasanya… i shouldn’t give up (idealnya begitu..) karena apa yang Dia berikan setiap detik dan setiap tarikan nafas ini sudah lebih dari apapun.. Setelah beberapa waktu yang lalu Dia mengajarkan tentang ‘ikhlas’ melalui selembar tiket (damn, i’m still thinking ’bout it!!) kini Dia memberi pelajaran yang lebih dari sebelumnya… ‘Ujian kenaikan kelas’ ini ternyata masih berlangsung.  Marah?? Sama sekali tidak.. dan untuk berniat marah pun tidak ada sama sekali (kalaupun niat itu muncul, yang ada dipikiran saya adalah bagaimana jika pada saat saya mengucap niat untuk marah pada-Nya itu, tiba2 jatah pembagian nafas saya dihentikan?! naudzubillah…)

          Ini memang lebih berarti dari tiket, tapi saya tau.. smuanya bukan saya yg punya, tapi Dia… jadi saat apapun yang ada pd diri saya, yang (kemarin2) saya anggap sebagai milik saya, dan tiba2 tidak dapat saya lanjutkan kepemilikannya itu (sorry kalo agak rancu bahasanya, hanya berusaha untuk sedikit lebih diplomatis..haaahhh!) well, it’s all up to You, God… You are the owner..

          Sekarang, bukan waktunya untuk mengeluh memang.. walau kadang, diri dan batin ini lelah… Ya, lelah.. bukan lelah untuk percaya pada ketentuan dan janji-Nya, tapi lelah yang lebih manusiawi (menurut istilah saya sendiri).. lelah menunggu episode apa lagi yang harus saya lalui.. Tapi itu semua terserah pada Sang Sutradara.. Harus banyak istirahat biar ga lelah terus2an ini kayanya.. istirahat dari mengeluh, mempertanyakan apa yang tidak ada dan menanyakan apa yang sudah ada… :)  Apa yang Kau ajarkan, tunjukkan dan berikan saat ini, meskipun bukan selalu apa yang ku mau, tapi pastilah itu yang terbaik …

Tuhan, maaf .. maaf jika keluhan ini lebih banyak dibandingkan dengan keindahan yang Kau beri….

Tag:

Belajar Ikhlas dari Si Tiket…

30 Nov

Gilaaaaaa…..seneng banget rasanya tau The Script bakal ke Indo (msh brasa mimpi…hehee) eh, emang awalnya mimpi..ini mimpi sobat aq, Pucab..yg sama2 menggilai The Script jg! Finally…kita bisa nonton bareng juga!!  Dan buru2 lah diriku ini sibuk nyari info tiket, jadwal konser, ngebayangin mau bikin kaos buat ntar nonton, dan pastinya ngebahas ini setiap saat sama Pucab.

Jreng..jreeeeengg!!! Pas udah tau jadwal mreka ksini, lemas lah lahir batin ini (lebaynyoooo….) ternyata diperkirakan Prajab jg bakal dilaksanain di bulan yg sama, gosipnya sih gitu… eh, tapi ada gosip lain yg bilang kalo prajab di bulan yg beda..Alhamdulillah senanglah hatiku,turun panas demamku..inzana oh inzana oh inzana.. ;)   Tapi senengnya ga lama, simpang siur jadwal prajab makin ga jelas..dan karena itulah, aq nekat beli tu tiket..no matter what will happen…hajar bleeehhhh!!! Tiketpun udah dipesenin sama sobat aq yg mau nonton juga, Galih.. (pd saat itu seneng bangeeeettt, makasih Galiiihhh :-* ).  Akhirnya, ada jg kpastian jadwal prajab..dan sangat amat pasti bentrok sama jadwalnya The Script.  Hmmm, mulai panik.. tapi masih muter otak, masih berharap juga kalo sabtu itu jadwal belajarnya stengah hari..dan aq bakal nekat buat capcus ksana bgitu pelajaran slese.  Sipp, masih bisa lega untuk sesaat…

Begitu prajab berjalan, dan tibalah di hari sabtu minggu pertama prajab (blm tanggal 12 Nov) dan itu bakal aq jadiin patokan buat sabtu minggu dpnnya..biar bisa ancer2 brangkatnya ntar :)  Dan ternyata yaaaa…sabtu itu tetep aja pulangnya soreeee!! Makin lemes..tiap hari mikirin gmn caranya biar bs brangkat… Masih tetep mau nekat, gpp sore jg…brangkat pokonyaaaa, langsung ke Central Park!

Tapi, ternyata eh ternyata…. ada acara yang bakal dibikin temen2 seangkatan pas penutupan prajab, MAKRAB! dan aq ditunjuk jd salah satu panitia..yg hrs slalu standby buat rapat2an, even di hari sabtu.. PERFECTO!!! Udah ga bisa apa2…ini amanah, masa iya aq seenaknya mangkir demi kepentingan pribadi aq?! (walopun ini bner2 pilihan yg sulit!) Ya Allah…cuma bisa nglamun, diem, sampe akhirnya bulir2 air nan asin dr mata ini turun jg  :’(

Dan hari itu pun tiba…12 November 2011, hari dimana seharusnya aq berdiri di Central Park, ngambil posisi agak depan..siap teriak2 ampe serak, siap2 motoin setiap pergerakan mereka (especially Danny..) Tapi apa mau dikata, meskipun tiket udah di tangan tapi kata Allah aq belom diijinin buat nonton mreka, ga ada yang bisa nolak smua itu….Nyesek??!! iya bangeeettt!!! tapi smua aq ikhlasin, toh prajab  jg buat masa depan aq.. Semakin banyak hal yang Allah tunjukin betapa prajab kemarin begitu menyenangkan, dan sarat hikmah buat aq.. Love U, Allah :-*

Dari kejadian kmrn itu aq belajar ikhlas… selembar tiket ternyata bisa mengajarkan aq betapa besarnya kuasa Allah.  Saat sesuatu sudah kita rasa menjadi milik kita, sudah dekat dengan kita, dan kita rasa akan pasti terjadi…Tapi jika Allah menghendaki dan berkata lain, semua itu bisa berubah dengan sekejap.. Tapi bukan berarti Allah itu jahat, tapi justru Allah masih senang melihat kita belajar sabar dan ikhlas.. Dan Allah pun menyiapkan sesuatu yg lebih baik untuk kita… insyaAllah.

Tag:, ,

No More … No More … No More …

20 Okt

Setiap manusia, pria-wanita, tua-muda, dan apapun itu..tidak akan lepas dari yang namanya masalah. Entah dari mana dan kapan ‘si masalah’ itu ada di muka bumi ini..yang pasti saat manusia ada di dunia, dan kemudian dianugerahi berbagai macam rasa dalam hati dan pikirannya, maka ‘si masalah’ pun ada disitu… Keberadaan ‘si masalah’ itu dapat dikatakan subjektif, tergantung dari sudut pandang mana manusia menilainya.. Tapi lebih sering, ‘si masalah’ itu menjadi sesuatu yang &%$@#@)%*@^*#)^ (simpelnya, baca : MENYEBALKAN) khususnya buat diri saya sendiri.. Dulu, waktu msh abg..(hahaha, istilah yang sunggu menyebalkan..sama menyebalkannya dengan ‘si masalah’ .. lol), saat dimana semuanya dihadapi dan ditanggapi dengan ‘si emosi’.. ‘Si masalah’ vs ‘Si emosi’?!! ga kebayang kan hasilnya gmn?? Babak belur!!!

Tapi seiring berjalannya waktu….(tsaaaaaahhhhh, haahhh!!!) dan seiring bertambahnya usia (baca: tua!!), juga bertambahnya pengalaman dan ilmu/pelajaran dari orang-orang yang menemani perjalanan saya hingga hari ini….Bukan hanya mereka yang saya sayang, tapi terkadangan ilmu/pelajaran hidup itu terkadang saya dapatkan dari mereka yang…(saya masih mencari persamaan kata yang lebih halus dari ‘menyebalkan’..hahaa) dan bahkan dari mereka yang sama sekali tidak saya kenal.. Selain niat dari dalam diri, ternyata pengalaman benar-benar membuat saya merasa seperti satria baja hitam…BERUBAAAHHH!!! :D (dari sisi emosional khususnya…) Tapi pengalaman tidak akan ‘semujarab’  itu membantu metamorfosis diri saya ke kondisi ini, ilmu/pelajaran dari merekalah yang melengkapi dan menyempurnakan perubahan tersebut..

Mengeluh, menggerutu, bahkan menangis, ternyata bukanlah solusi dari berbagai masalah yang saya hadapi (dan orang lain juga mungkin.. hehee!) Walaupun belum sepenuhnya bisa menghadapi ‘si masalah’ itu dengan senyum manis penuh keikhlasan, haaahhha..(susahnyoooo amit-amitnyoooo!!) But at least, i’m trying…. Yeaa i know, it’s easy to say but so damn hard to do! :D  Tapi insyaAllah selama kita ga memuja-muja ‘si emosi’, positive thinking, dan nyanyiin terus lagunya Lenka – Trouble is a friend (ga nyambung,,haahha) dan sibuk mencari solusi, bukan sibuk mengeluh..InsyaAllah everything’s gonna be okey ;)

No more mumbling, no more crying, no more complaining……

*smooch*

Tag:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.